Toyoko

Toyoko

Penampilannya hampir mirip dengan Bajaj, polusi dan bisingnya pun bagai pinang dibelah dua. Itulah Toyoko, kendaraan roda tiga dari Jepang yang kedatangannya di tahun 1990 turut meramaikan jalanan ibu kota. “Saat ini jumlah Bajaj masih kurang,” ujar Gubernur Wiyogo (Gub DKI masa itu-red) menanggapi pengoperasian 500 unit Toyoko yang dibagi rata ke lima wilayah DKI. Mesin Toyoko dibuat di Jepang, dengan ukuran 100 – 165 cc, tetapi kendaraan yang satu ini mengalami perakitan di Bandung. Dari segi harga, satu unit Toyoko dilempar ke pasaran dengan kisaran Rp 2,2 juta sampai Rp 2,7 juta. Pemkot DKI menjanjikan kendaraan beroda tiga ini akan dialokasikan khusus untuk para mantan tukang becak dan juragan becak yang sejak awal tahun 1989 mulai dilarang beroperasi di DKI. Untuk penyalurannya sendiri dilakukan lewat Kantor Wilayah Koperasi DKI, sedangkan pengelolaannya diatur oleh Koperasi Angkutan Roda Tiga (Kopadati).(st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)