MRT Jepang

MRT Jepang

Indonesia kembali memperoleh pinjaman dari Jepang melalui Badan Kerjasama Pembangunan Jepang (Japan International Cooperation Agency/JICA). Di Jakarta 31/3/09 penandatanganan nota pinjaman tersebut dilakukan oleh Takio Yamada (Kuasa Usaha Kedubes Jepang) dan Hamzah Tayeb (Direktur Jend Asia Pasifik dan Afrika Deplu RI). Dari sejumlah pinjaman yang disepakati, sebagian besar atau Rp 5,75 triliun akan digunakan untuk mendanai proyek Jaringan Transportasi Masal (Mass Rapid Transit/MRT) rute Lebak Bulus – Dukuh Atas, Jakarta. “JICA dan Departeman Perhubungan RI akan bekerjasama menentukan konsultan untuk membuat desain kontruksi proyek ini”, ujar Toru Maeda seorang pejabat Kedubes Jepang bidang ekonomi. Maeda juga memperkirakan bahwa konsultan yang akan ditunjuk akan bekerja selama setahun sbelum proyek tersebut berlanjut ke tahap pembangunan. Masa pengembalian pinjaman berlangsung selama 20 tahun, dengan masa tenggang 10 tahun. Selama periode April 2008 hingga Maret 2009 Jepang telah memberikan pinjaman sebesar Rp 15,1 triliun kepada Indonesia. (st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)