Batik budaya Indonesia

Batik budaya Indonesia

Malaysia kembali bikin ulah. Kalimat tersebut mungkin kerap terngiang di kepala tiap orang bangsa Indonesia ketika Malaysia mengklaim batik atau beberapa motifnya sebagai bagian dari warisan budaya mereka. Hal itu ditengarai dilakukan Malaysia demi kampanye Visit Malaysia-nya.  Namun disela-sela tarik ulur antar dua negara serumpun ini, Masakatsu Tozu seorang profesor di Universitas Kikokushan Tokyo muncul dengan museum pribadinya di Kyoto yang menyimpan berbagai macam batik. Tozu juga diketahui memiliki koleksi 5500 macam batik yang ia kumpulkan dari seluruh pelosok Nusantara. Perkenalan pria kelahiran Kyoto 1942 pada batik ini berawal ketika tahun 1960 ia mendapat undangan ke Indonesia dari Universitas Indonesia (UI) untuk mempelajari budaya. Tozu juga menjelaskan bahwa sejak ratusan tahun yang lalu sudah terjalin hubungan dagang antara Jepang – Hindia Belanda (masa isolasi Tokugawa hanya kapal Belanda yang dapat masuk ke Jepang) salah satunya komoditas batik dari Jawa. Tozu juga menulis buku berjudul All About Batik yang diterbitkan di Jepang. “Tiada duanya, batik Indonesia itu terindah di dunia” ungkap Tozu.(st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)