Perkebunan Kelapa Sawit

Perkebunan Kelapa Sawit

Kekayaan sumber daya alam Indonesia sejak dulu memang telah dilirik oleh banyak investor asing. Berbagai negara maju yang bermodal besar pun tak jarang yang secara terang-terangan menyampaikan ketertarikannya untuk membiayai berbagai proyek pengolahan sumber daya alam yang memang masih sangat berpotensi di Indonesia. Hal ini salah satunya diperlihatkan oleh Jepang lewat Japan Bank for International Cooperation-nya (JBIC). Bank eksim Jepang itu baru-baru ini menyatakan bahwa mereka sangat berminat untuk berinvestasi terhadap sektor hilir pada agro industri di Indonesia. Minat mereka terutama terletak pada kegiatan processing hasil kelapa sawit atau crude palm oil (CPO). JBIC melihat bahwa ada potensi investasi bagi modal mereka pada sektor ini setelah mendapat tawaran dari Menteri Perindustrian MS Hidayat pada 15/2/2010. “Saya juga tawarkan industri-industri prioritas yang besar. Saya sedang membangun agro industri untuk processing, mereka tertarik”, kata MS Hidayat selepas menerima kunjungan tujuh orang delegasi JBIC di kantornya, sebagaimana dikutip dari Detik. MS Hidayat juga menambahkan bahwa untuk kejelasan lebih lanjut mengenai program ini, pada Maret 2010 ia akan terbang ke Jepang untuk membahas lebih lanjut mengenai teknis kerjasamanya. Kedatangan MS Hidayat ke Jepang juga dimaksudkan untuk menghadiri seminar Japan-ASEAN yang akan digelar di Osaka. Di samping itu MS Hidayat juga mengatakan bahwa JBIC telah memastikan untuk mendanai berbagai proyek independent power producer (IPP) atau pembangkit listrik swasta, serta proyek Mass Rapid Transit (MRT). Dua proyek yang disebutkan terakhir tersebut bernilai 5 Miliar US Dolar. “Mereka menyediakan untuk berbagai proyek, seperti MRT, power plant sebesar US$ 5 miliar dalam dua tahun ke depan, melalui investor-investor Jepang”, jelas Hidayat. (st)

(oryzaaditama / saudaratua.wordpress.com)