Logo Pertamina

Logo Pertamina

Kita tentu sering mendengar banyak perusahaan asing yang melakukan akuisisi terhadap perusahaan Indonesia. Kasus pada beberapa perusahaan telekomunikasi nasional adalah contoh konkret bagaimana gelontoran modal asing telah berhasil menghegemoni kalangan swasta nasional. Namun pada September 2010, PT Pertamina sebagai sebuah perusahaan negara, mengambil langkah berani dengan mengakuisisi 100 persen saham perusahaan migas asal Jepang. Adalah Inpex Java Ltd yang kali ini keseluruhan sahamnya telah ditelan bulat-bulat oleh Pertamina. Inpex Java Ltd merupakan salah satu anak perusahaan migas ternama di Negeri Sakura yang bernama Inpex Corporation, dengan kantor pusatnya di Tokyo, Jepang. Inpex Java Ltd berdiri pada 10/11/86, dan hingga kini perusahaan tersebut masih memiliki saham di dua blok, yaitu: blok lepas pantai di barat laut Jawa (offshore northwest Java / ONWJ) dan blok Sumatera Tenggara (Southeast Sumatera). Berdasarkan data BP Migas pada 26/8/10, blok ONWJ telah memiliki tingkat produksi 26,712 barel per hari atau 99,82% dari target yang ditetapkan. Sedangkan blok Sumatera Tenggara memiliki tingkat produksi 41,258 atau 98,23% dari target yang dicanangkan. Inpex Corporation sebagai perusahaan induk Inpex Java Ltd adalah perusahaan minyak Jepang yang telah beroperasi sejak 21/2/66. Perusahaan ini mulai terdaftar dalam Bursa Saham Tokyo sejak 17/11/04 sebagai sebuah perusahaan terbuka dengan nomor kode 1605. Inpex Corporation juga telah melakukan merger dengan Teikoku Oil Co Ltd pada 3/4/06 menjadi perusahaan Inpex Holdings Inc. Hingga saat ini Inpex telah beroperasi di berbagai wilayah, di antaranya adalah: Indonesia, Australia, Kazakhstan, Azerbaijan, Georgia, Uni Emirat Arab, Abu Dhabi, dan Brazil. (st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)