Ayam Onagadori

Ayam Onagadori

 

Sabtu pagi 9/3/85 Ibu Tien Soeharto mendapat hadiah cindera mata dari asosiasi peternak ayam onagadori dari Jepang, berupa dua pasang ayam onagadori yang berparas indah. Penyerahan hadiah dilangsungkan lewat sebuah upacara kecil yang sederhana di Istana Merdeka. Sebagaimana dikutip dari Berita Nasional 10/3/85, upacara ini sendiri turut dihadiri pula oleh duta besar Jepang pada saat itu, Toshiaki Muto. Di sela-sela kata sambutannya, Hirose, selaku ketua asosiasi peternak ayam onagadori mengatakan bahwa di Negeri Sakura hingga awal tahun 1985, hanya terdapat 125 ekor ayam onagadori. Dari jumlah tersebut, 45 ekor di antaranya adalah ayam onagadori jantan yang bulu ekornya dapat tumbuh memanjang. Hirose juga menambahkan bahwa ayam onagadori betina sebenarnya tidak boleh dikirim ke luar Jepang, namun karena taraf pengiriman ke Indonesia ini dapat dikatakan setingkat dengan kepala negara, maka hal itu dapat dilakukan. Hampir dua puluh tahun kemudian, yaitu sekitar tahun 2000-an, Taman Burung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) telah berhasil melakukan penangkaran ayam onagadori dengan baik. Tak hanya itu TMII juga telah mampu mengembangbiakkan 16 jenis spesies ayam asli Jepang yang lain di Indonesia. (st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)