Sudirman Cup 2011

Sudirman Cup 2011

Dua dekade belakangan ini, kekuatan bulutangkis Jepang bisa dikatakan jauh tertinggal dari Indonesia. Akan tetapi ada yang lain dari biasanya dalam kejuaraan dunia bulutangkis beregu Sudirman Cup 2011 di Qingdao (China) kali ini. Bagaimana tidak? Tim Jepang yang di banyak kejuaraan sebelumnya hanya dianggap sebagai tim ayam sayur alias penggembira, pada quarter final mampu memaksa publik bulutangkis Indonesia ketar-ketir selama hampir enam jam dalam 5 partai pertandingan yang semuanya berjalan menegangkan. Mungkin beberapa pihak beralasan bahwa hal ini dapat terjadi sebagai akibat kebijakan regenerasi yang kentara terlihat dalam formasi Tim Indonesia. Di Sudirman Cup kali ini Indonesia memang tak diperkuat oleh banyak pemain besarnya. Menghadapi Tim Jepang, Indonesia tak menghadirkan para pemain kunci macam: Taufik Hidayat, Maria Kristin, Sony Dwi Kuncoro, serta Trikus Hendratno, dan lebih bertumpu pada muka-muka baru. Namun anggapan tersebut bukanlah sebuah alasan bijak, karena pada kenyataannya kekuatan pembinaan bulutangkis Jepang memang telah berjalan dengan sangat baik, bahkan mungkin telah cukup bagus untuk menyalip Indonesia. Kemenangan Indonesia 3-2 atas Jepang di quarterfinal di awali dengan partai ganda putra Alvent Yulianto Chandra/Muhammad Ahsan (Ina) vs Noriyasu Hirata/Hirokatsu Hashimoto (Jpn) skor 21-17/21-16. Partai kedua tunggal putri Ardiyanti Firdasari (Ina) vs Eriko Hirose (Jpn) skor 19-21/21-17/14-21. Partai ketiga tunggal putra Simon Santoso (Ina) vs Kenichi Tago (Jpn) skor 15-21/9-21. Partai keempat ganda putri Greysia Poli/Meiliana Jauhari (Ina) vs Mami Naito/Shizuka Matsuo (Jpn) skor 21-17/21-16. Dan partai pamungkas ganda campuran Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah (Jpn) vs Shintaro Ikeda/Reiko Shiota (Jpn) skor 21-19/23-25/21-14. (st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)