Yoshinori Katori

Yoshinori Katori (dok.Tempo)

Tahun 2011 ini, estafet kepemimpinan di Kedutaan Jepang untuk Indonesia kembali bergeser. Setelah pada 2008 pemerintah Jepang mengirimkan seorang diplomat seniornya yaitu Kojiro Shiojiri sebagai Dubes di Indonesia, menggantikan Shin Ebihara yang menempati pos baru sebagai Dubes untuk Kerajaan Inggris. Tahun ini kursi nomor satu pemerintah Jepang di Indonesia itu pun kembali bergeser ke tangan seorang diplomat dari Negeri Sakura lain yang bernama Yoshinori Katori, setelah kebijakan Jepang memposisikan Shiojiri sebagai Dubes Jepang untuk Uni Eropa. Memang tak mudah bagi Katori untuk begitu saja menyamai atau bahkan melampaui rapor Shiojiri di Indonesia yang terkenal penuh dengan rentetan kesuksesan. Bahkan Presiden RI Susilo BambangYudhoyono di salah satu kesempatan pernah menyampaikan pujiannya kepada mantan Dubes Jepang untuk Indonesia itu. “Dia (Kojiro Shiojiri) memiliki gaya kepemimpinan yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia. Saya sangat berterima kasih dan bersyukur atas dedikasi Kojiro Shiojiri dalam menjalin hubungan bileteral yang begitu hangat”, ungkap SBY.

Jepang memang selalu menempatkan para diplomat terbaiknya untuk bertugas di negara dan kawasan yang mereka anggap paling penting. Dan selama ini Jepang melihat bahwa Indonesia adalah salah satu mitra mereka yang paling penting di dunia. Oleh karenanya para Dubes Jepang yang hendak bertugas atau berpindah tugas dari Indonesia, selalu menempati posisi strategis. Lihat saja bagaimana Shin Ebihara yang selepas bertugas di Indonesia kemudian beralih ke Kerajaan Inggris. Berikutnya Kojiro Shiojiri yang tercatat sebagai wakil Dubes Jepang untuk AmerikaSerikat sebelum bertugas di Indonesia, bahkan pasca akhir tugasnya di Indonesia, Shiojiri diangkat menjadi Dubes Jepang untuk Uni Eropa. Sedangkan Yoshinori Katori, sebelum bertugas di Indonesia sempat mencicipi posisi di Jerman, Korea, Israel, dan terakhir tercatat sebagai Dubes Jepang untuk ASEAN. Bolehlah jika tak perlu diragukan lagi tentang kualitas pada diplomat yang dikirimkan Negeri Sakura ke Indonesia.

Usaha pertama Yoshinori Katori agar dapat lebih membaur dengan lingkungan barunya di Indonesia, ia wujudkan dengan giat belajar Bahasa Indonesia. Katori mengaku menghabiskan satu jam tiap hari untuk belajar intensif Bahasa Indonesia. Ketika acara jumpa pers di Kedubes Jepang pada 10/06/11, Katori bahkan menggunakan beberapa kalimat Indonesia dalam rangkaian pidatonya. Ia juga menyempatkan diri untuk menyapa para wartawan dan hadirin dengan ucapan “selamat siang”. “Ternyata orang Indonesia jauh lebih ramah dan baik dari yang saya bayangkan”, ungkap Katori sebagaimana dikutip dari Tempo. Akhirnya, kami ucapkan selamat datang dan selamat bertugas untuk Yoshinori Katori. (st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)