Sang Sayur

Sang Sayur

Komik Jepang atau biasa dikenal dengan sebutan Manga, adalah satu dari sekian banyak penetrasi budaya pop Jepang yang telah mewabah di dunia. Oleh karenanya hingga detik ini banyak dijumpai para pegiat manga yang tidak hanya dimonopoli oleh orang-orang Jepang saja. Hingga pada pergelaran The International Manga Award 2007 di Jepang, sebuah manga hasil karya anak bangsa Indonesia sukses mengukir sejarah dengan menjadi salah satu di antara 19 karya terbaik dalam event itu. Dan manga tersebut berjudul Sang Sayur.

Indonesia memang patut berbangga, atas sebuah pencapaian yang tidak mudah ketika Sang Sayur hasil besutan Shirley Yoanita Susilo berhasil masuk dalam 19 karya terbaik pada ajang The International Manga Award 2007 yang diikuti oleh 146 karya manga dari 26 negara. Sang Sayur yang dimuat dalam majalah serial manga Splash, adalah sebuah manga yang mengkisahkan kehidupan keseharian aneka buah dan sayuran yang memiliki problematika seperti manusia pada umumnya. Aneka buah dan sayur yang dijadikan tokoh dalam manga Sang Sayur di antaranya ada bawang putih, tomat, strawberi, rumput laut, buah naga, dan petai. “Ciri khas dan karakternya lokal Indonesia, sudah saatnya memberikan identitas pada komik Indonesia yang beraliran manga”, terang Shirley yang pernah juga mengenyam pendidikan di NY, Amerika, sebagaimana dikutip dari Kompas.

Penyerahan penghargaan untuk Shirley atas prestasinya itu, dilangsungkan di Kedubes Jepang di Jakarta pada 1/08/07, oleh Dubes Jepang untuk Indonesia, Shin Ebihara. Pada kesempatan tersebut Ebihara juga menyampaikan bahwa The International Manga Award adalah salah satu perwujudan diplomasi kebudayaan budaya pop Jepang, yang bertujuan untuk memberikan penghargaan bagi para pegiat manga yang dianggap telah dapat menghasilkan karya manga yang baik sekaligus mempromosikan manga di tataran internasional.(st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)