Garuda Food dan Suntory

Garuda Food dan Suntory

Bisnis makanan ringan dan minuman non-alkohol memang tengah berkembang pesat di pasar domestik Indonesia. Coba saja perhatikan, dalam rentang waktu dekade belakangan ini telah banyak bermunculan produk snack dan aneka minuman non-alkohol dengan merek dan jenis yang sangat bervariatif. Menanggapi potensi tersebut, PT Garuda Food yang cukup berpengalaman dengan bermacam produk snack-nya, diketahui telah menggandeng Suntory Beverage & Food Limited (SBF) dari Jepang untuk berekspansi di zona produk minuman non-alkohol.

Dapat dikatakan jika tempo sepuluh sampai lima belas tahun terakhir ini adalah masa kebangkitan bermacam produk snack dan minuman non-alkohol. Jika pada periode lalu orang hanya mengenal air mineral,  minuman soda, dan minuman energi, kini varian baru minuman non-alkohol telah  banyak menjamur di pasaran. Mulai dari berbagai jenis minuman cita rasa jus buah, air mineral berenergi, minuman isotonik, aneka kopi, bermacam jenis minuman teh kemasan, teh bersoda, hingga air buah kelapa pun kini telah dikemas dengan sangat menarik dan higienis. Adanya pertumbuhan ekonomi yang meskipun lamban tapi tetap menanjak dengan konstan, telah menciptakan masyarakat kelas menengah dengan nafsu konsumsi mereka yang khas. Karena itulah, meskipun banyak produk varian baru yang hadir di tengah masyarakat yang diiringi dengan persaingan ketat, toh buktinya mereka semua dapat survive dan bisa mencetak laba yang tidak sedikit.

Garuda Food yang menyadari potensi besar ini pun mulai berinisiatif untuk mencoba lapangan baru dalam bidang minuman non-alkohol. Nah, untuk menyokong ambisinya itulah salah satu perusahaan snack papan atas di Indonesia ini kemudian memutuskan untuk menggandeng SBF sebagai mitra bisnis. Kedua perusahaan ini kemudian membangun sebuah usaha patungan yang telah ditandatangani pada 14/07/11.

Dalam keterangan persnya, Group CEO Garuda Food menjelaskan bahwa perusahaan patungan antara perusahaan Indonesia dan perusahaan Jepang ini memiliki komposisi kepemilikan 51% dimiliki SBF, dan 49% dimiliki Garuda Food. “Salah satu strategi pertumbuhan Garuda Food untuk mewujudkan Visi dan Goal 2015 adalah melalui strategic partnership”, ujar sang CEO Garuda Food, sebagaimana dikutip dari Detik. Sebagai tambahan informasi, SBF yang merupakan partner Garuda Food, adalah bagian dari perusahaan raksasa Suntory Group asal Jepang. Suntory Group adalah perusahaan minuman terbesar kedua di Jepang, dengan memiliki nilai penjualan mencapai Rp 183 triliun pada periode 2010.(st)

(oryza aditama / http://www.saudaratua.wordpress.com)